Assessment Center Kementerian Pertahanan mulai dirintis pada bulan November 2010 dengan beberapa persiapan, diantaranya menyiapkan payung hukum, melakukan studi banding ke beberapa instansi yang terlebih dahulu memiliki assessment center, seperti Dinas Psikologi TNI AD, Badan Kepegawaian Negara, Kementerian Kesehatan, dan Telkom. Assessment center Kementerian Pertahanan diresmikan oleh Menteri Pertahanan saat itu, Bapak Purnomo Yusgiantoro dan Brigjen TNI Sumardi yang saat itu menjabat sebagai Kepala Biro Kepegawaian Setjen Kemhan. Assessment center berada di bawah fungsi Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan. Secara administrasi kegiatan assessment center dilaksanakan oleh Subbag Sistem Karier Pegawai Bagian Karier Pegawai. Assessment center merupakan transformasi dari manajemen sumber daya manusia. Melalui metode assessment center, penilaian kompetensi berdasarkan perilaku dapat dilakukan dan mampu diperoleh kesenjangan (gap) kompetensi yang telah dipetakan oleh para asesor. Assessment center Kemhan memiliki sejumlah asesor yang tersertifikasi sebagai asesor sumber daya aparatur dibawah pembinaan Badan Kepegawaian Negara dan teregistrasi sebagai anggota dari organisasi profesi asesor yaitu Ikatan Asesor Sumber Daya Aparatur (IASA).